jump to navigation

Desain Emosional: Alasan Kita Menyukai (atau Membenci) Sesuatu 14 Maret 2007

Posted by NolBuku in Pengetahuan.
trackback

Buku pertama yang menunjukkan hubungan antara emosi kita dan bagaimana kita terpengaruh olehnya dalam memilih obyek sehari-hari — dari juicer sampai mobil Jaguar.

Judul
Emotional Design: Why We Love (Or Hate) Everyday Things
Penulis
Donald A. Norman
Penerbit
Basic Books
ISBN
0465051359
Rilis
Desember 2003
Format
PDF
Ukuran
2.7 MB (256 halaman)

beli buku ini di
Amazon.com

Pernahkah anda bertanya-tanya, mengapa minuman anggur yang murah terasa lebih enak jika diminum dari gelas yang mahal? Mengapa penjualan komputer Macintosh membumbung tinggi ketika Apple memperkenalkan iMac yang berwarna-warni? Penelitian terbaru mengenai emosi dan kognitif menunjukkan bahwa benda-benda atraktif memang lebih menjual, suatu fakta yang tidak dapat diabaikan begitu saja.

Tahun-tahun terakhir ini komunitas desain telah memfokuskan untuk membuat produk yang lebih mudah dalam penggunaannya. Namun banyak ahli dalam desain yang sungguh meremehkan peranan emosi dalam pengalaman kita berhubungan dengan obyek sehari-hari.

Emotional Design menganalisa pengaruh yang besar dari ide sederhana yang kadang menipu, dari kemauan kita menghabiskan ribuan dolar untuk sebuah tas Gucci atau jam tangan Rolex hingga pengaruh emosi terhadap obyek sehari-hari di masa depan. Nantinya, apakah mungkin benda mati dapat merespon emosi manusia? Apakah bisa dibuat robot yang memiliki emosi?
Norman mengemukakan pertanyaan-pertanyaan provokatif tersebut — yang muncul dari banyak contoh dan temuan ilmiah terbaru — dalam buku yang mengeksporasi tentang obyek dalam kehidupan kita sehari-hari ini.

[unduh]

Komentar»

1. helgeduelbek - 14 Maret 2007

Iyah yah… baru tahu🙂

2. pedhet - 15 Maret 2007

hahaha… itu emang benar kok. terkadang tampilan emang suka menipu. daaaan…. memang benar kalau emosi juga mempengaruhi keadaan spt summary yang dituliskan diatas. buktinya aja spt Hanphone, saya lebih memilih yang memiliki bentuk spt candy daripada memilih yang model lipat ataupun yang memiliki antena yang cukup panjang. nggak tahu apa alasannya. kayaknya senang aja gt lho :P~

3. kangguru - 15 Maret 2007

jadi rasa dipengaruhi tampilan ya

4. NolBuku - 15 Maret 2007

@ all: ya… gitu deh🙂 Kadang karena emosi kan barang yang kita ga perlu dibeli juga in the end😀

5. Anak Sultan - 22 Maret 2007

anak-anak lebih suka makanan yang berwarna warni terang dan cerah, saat membeli buku juga kita lebih menyukai sampul yang lux, mungkin itu asal mula kalimat don’t judge a book by its cover

NolBuku
Indeed. Alasan sama dibalik kemasan produk dibuat begitu menarik.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: